Klarifikasi Newsroom · Ruang Informasi Publik
Pedoman Media Siber
Rujukan kerja redaksi dalam verifikasi, akurasi, independensi, hak jawab, koreksi, dan pengelolaan konten digital.
Ruang Lingkup Pedoman
Pedoman ini menjadi rujukan kerja bagi redaksi Klarifikasi.org dalam memproduksi, menyunting, memeriksa, memperbarui, dan memperbaiki konten digital. Struktur redaksi bekerja dengan mengacu pada UU Pers No. 40 Tahun 1999, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Media Siber Dewan Pers.
Pedoman ini membantu menjaga akurasi sekaligus memberi pembaca gambaran mengenai proses editorial yang kami terapkan. Materi berita, opini, iklan, dan kerja sama komersial harus diberi pembeda yang wajar agar pembaca tidak keliru memahami tujuan konten.
Verifikasi & Akurasi
- Redaksi memeriksa identitas sumber, waktu, lokasi, dokumen, dan konteks informasi sejauh dapat dilakukan.
- Informasi penting diupayakan memiliki lebih dari satu sumber atau bukti pembanding yang relevan.
- Materi digital, termasuk foto dan video, perlu diperiksa asal-usul, waktu, lokasi, dan kemungkinan manipulasi.
- Judul, foto, dan materi visual harus merepresentasikan isi berita secara proporsional.
Independensi & Konflik Kepentingan
- Jurnalis tidak boleh menerima suap atau imbalan yang memengaruhi isi pemberitaan.
- Potensi konflik kepentingan perlu disampaikan kepada editor dan dikelola secara terbuka.
- Iklan, kerja sama, dan konten komersial harus dibedakan dari berita serta tidak mengendalikan keputusan editorial.
Hak Jawab, Koreksi & Konten Pengguna
Redaksi memberi ruang hak jawab secara proporsional bagi pihak yang diberitakan. Permintaan koreksi dapat dikirim melalui klarifikasiorg@gmail.com dengan subjek HAK JAWAB - [Judul Berita] atau KOREKSI - [Judul Berita].
Komentar, laporan, dan materi dari pengguna dapat diperiksa sebelum digunakan. Redaksi dapat menghapus atau tidak menayangkan materi yang mengandung fitnah, ancaman, ujaran kebencian, data pribadi berlebihan, atau materi yang tidak dapat diverifikasi.
Pemisahan Berita & Komersial
Iklan, advertorial, sponsor, tautan afiliasi, atau kerja sama komersial harus dibedakan dari berita dan tidak boleh disajikan dengan cara yang menyesatkan. Keputusan editorial tidak boleh dikendalikan oleh penempatan iklan.
Transparansi Sumber
Redaksi berupaya menyebut sumber secara jelas jika aman dan memungkinkan. Identitas narasumber yang rentan dapat dilindungi setelah mempertimbangkan kepentingan publik, risiko, dan kebutuhan verifikasi.