Beranda/ JAWA TIMUR/RESMI TERBENTUK DI NAHKODAI...
By Badrus
01 Mei 2026 4 min

Klarifikasi.org | Banyuwangi – Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kabupaten Banyuwangi resmi terbentuk melalui rapat pembentukan struktur organisasi yang digelar pada Kamis, 1 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Indra yang berlokasi di Jalan Sayu Wiwit No. 30, Kampung Melayu, Banyuwangi, dan dihadiri oleh sejumlah wartawan dari berbagai latar belakang media.

Rapat yang berlangsung dalam suasana santai namun tetap penuh keseriusan ini menjadi momentum penting bagi para jurnalis di Banyuwangi untuk memperkuat solidaritas sekaligus membangun wadah organisasi yang mampu menaungi kepentingan profesi secara kolektif. Meski digelar secara sederhana, forum tersebut menghasilkan keputusan strategis terkait pembentukan struktur kepengurusan inti AWI Banyuwangi.

Agenda utama dalam pertemuan ini adalah penentuan kepengurusan yang meliputi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB). Proses pemilihan dilakukan melalui musyawarah mufakat, mencerminkan semangat kebersamaan dan demokrasi yang dijunjung tinggi oleh para peserta rapat. Tanpa adanya perdebatan yang berarti, seluruh anggota yang hadir sepakat menetapkan susunan pengurus inti organisasi.

Berdasarkan hasil kesepakatan bersama, Indra terpilih sebagai Ketua AWI Banyuwangi. Sementara itu, posisi Sekretaris dipercayakan kepada Buang Hadi Sucipto, dan jabatan Bendahara diemban oleh Idham Holid. Terpilihnya ketiga nama tersebut diharapkan mampu membawa organisasi ini berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia jurnalistik di tingkat lokal.

Dalam sambutannya, Ketua terpilih Indra menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut bukan hanya sebuah jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang solid, profesional, dan berintegritas. Indra juga mengajak seluruh anggota untuk bersama-sama menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalistik yang berlandaskan kode etik.

“AWI harus menjadi rumah bersama bagi para wartawan. Kita ingin menciptakan ruang yang sehat untuk berdiskusi, bertukar pikiran, sekaligus meningkatkan kualitas diri sebagai insan pers,” ujar Indra dalam forum tersebut.

Selain menetapkan struktur organisasi, rapat juga membahas arah gerak AWI Banyuwangi ke depan melalui perumusan visi dan misi organisasi. Hal ini dianggap penting sebagai landasan dalam menjalankan program kerja sekaligus menentukan posisi AWI di tengah dinamika dunia pers yang terus berkembang.

Visi yang diusung oleh AWI Banyuwangi adalah menjadi organisasi wartawan yang kredibel, berintegritas, dan mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Visi tersebut mencerminkan komitmen organisasi untuk tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga sebagai motor penggerak peningkatan kualitas jurnalistik di Banyuwangi.

Sementara itu, misi yang dirumuskan meliputi beberapa poin penting, di antaranya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan melalui pelatihan dan diskusi rutin, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam setiap aktivitas pemberitaan, serta memperkuat jaringan kemitraan dengan pemerintah, lembaga swasta, maupun elemen masyarakat lainnya.

Para peserta rapat juga sepakat bahwa di era digital saat ini, tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks. Oleh karena itu, AWI diharapkan mampu menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi, sekaligus tetap menjaga independensi dan objektivitas dalam setiap karya jurnalistik.

Selain itu, organisasi ini juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara wartawan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Dengan adanya hubungan yang baik dan profesional, diharapkan informasi yang disampaikan kepada publik dapat lebih transparan, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Pembentukan AWI Banyuwangi juga dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi wartawan di daerah. Selama ini, masih banyak jurnalis yang bekerja secara individu tanpa adanya wadah yang jelas untuk berkoordinasi dan saling mendukung. Kehadiran AWI diharapkan dapat menjawab kebutuhan tersebut, sekaligus memberikan perlindungan moral bagi para anggotanya dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Di akhir rapat, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk mendukung kepengurusan yang telah terbentuk serta berpartisipasi aktif dalam setiap program kerja yang akan dijalankan. Beberapa rencana awal yang dibahas antara lain penyusunan agenda pelatihan jurnalistik, kegiatan sosial, serta penguatan jaringan antarwartawan di Banyuwangi.

Dengan terbentuknya kepengurusan AWI Banyuwangi secara resmi, organisasi ini diharapkan dapat segera bergerak dan menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar organisasi profesi, AWI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas informasi serta memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi.

Ke depan, tantangan yang dihadapi tentu tidak ringan. Namun dengan semangat kebersamaan, komitmen yang kuat, serta kepemimpinan yang solid, AWI Banyuwangi optimistis mampu berkembang menjadi organisasi wartawan yang profesional, berintegritas, dan memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah serta dunia jurnalistik secara umum.

 

 

Penulis : Badrus

Editor : Badrus