Tindak Lanjut Sorotan Puskesmas Tragah: Audiensi Ormas Garuda, Vivin Janjikan Evaluasi Menyeluruh

Badrus 2 menit baca
Dokumentasi Kabar Lensa
Ukuran teks

Klarifikasi.org | Bangkalan – Setelah menjadi sorotan publik atas berbagai masalah pelayanan kesehatan, Puskesmas Tragah kini menggelar audiensi bersama perwakilan Ormas Garuda dan tokoh masyarakat. Pertemuan ini menjadi respons langsung terhadap kritik yang sempat beredar sebelumnya.

Kepala Puskesmas Tragah, Vivin Sufianti, S.ST., BL, menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh petugas. Sebagai bentuk keseriusan, pihak puskesmas telah mengeluarkan Surat Peringatan (SP1) kepada sejumlah petugas yang dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya.

Koordinator Korcam Bangkalan Berbagi, Ali Wafa , mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Vivin Sufianti. Namun, ia tetap menyoroti salah satu keluhan utama masyarakat:

“Dari berbagai masukan rekan-rekan LSM dan tokoh masyarakat, salah satu yang menjadi sorotan adalah belum adanya petugas keamanan atau satpam di lingkungan Puskesmas Tragah,” ujar Ali Wafa.

Ali Wafa menilai persoalan tersebut tidak sepenuhnya kesalahan pihak puskesmas. Menurutnya, Vivin Sufianti telah berupaya maksimal meningkatkan pelayanan dan fasilitas, meski masih terkendala keterbatasan anggaran.

Pihak Puskesmas Tragah mengklaim telah menyampaikan berbagai kebutuhan dan kendala kepada DPRD Kabupaten Bangkalan serta Dinas Kesehatan agar segera ditindaklanjuti.

Catatan Investigatif klarifikasi.org:

– Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pemberitaan sebelumnya yang menyoroti buruknya pelayanan di Puskesmas Tragah. Publik kini menanti apakah penerbitan SP1 dan janji evaluasi akan menghasilkan perubahan nyata atau hanya bersifat sementara.

– Belum ada kejelasan mengenai berapa jumlah petugas yang mendapat SP1, jenis kelalaian apa yang dilakukan, serta mekanisme pengawasan jangka panjang agar masalah tidak berulang.

– Isu keamanan (kehadiran satpam) dan keterbatasan anggaran kembali diangkat sebagai kendala utama. Pertanyaan besarnya: apakah alokasi anggaran kesehatan dasar di wilayah tersebut sudah optimal?

Masyarakat Kecamatan Tragah berharap audiensi ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan menjadi titik awal perbaikan pelayanan kesehatan yang lebih profesional dan akuntabel. Perubahan nyata di lapangan akan menjadi ukuran keberhasilan langkah ini.

 

Penulis : Mukri

Editor : Badrus

Tag berita

Surat dari redaksi

Dapatkan berita pilihan langsung ke inbox Anda.

Rangkuman terbaru Kabar Lensa, singkat dan tetap punya konteks.

Berita Populer

Paling banyak dibaca
  1. 01 Surabaya Hingga Titisan Darah Terakhir, APMP Jatim Kembali Gelar Aksi di Depan Grahadi Jawa Timur
  2. 02 MaduraPerkuat Sinergitas, Polres Sampang dan AWAS Gelar “Ngopi Bareng”
  3. 03 SampangDinilai Responsif Terhadap Kamtibmas, L-KPK Apresiasi Kolaborasi Kapolres Sampang dengan Tokoh Ulama
  4. 04 InvestigasiBaliho Viral “Bupati Gagal Bangun Jalan Rakyat” Menguat di Tengah Dugaan Pengaturan Proyek oleh Kerabat
  5. 05 SampangGerindra Sampang Gelar Kerja Bakti, Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI Sesuai Arahan Presiden Prabowo
LAPOR