MBG B3 di Sampang Diduga Basi, Warga Desa Kemuning Gaduh

BSR
By BSR
2 Min Read
MBG B3 Kemuning Sampang

Klarifikasi.org | Sampang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kategori B3 di Kabupaten Sampang menuai sorotan tajam setelah warga Desa Kemuning menerima paket makanan yang diduga sudah tidak layak konsumsi, Kamis (16/4/2026).

Keluhan datang dari sejumlah penerima manfaat yang mengaku paket tersebut mengeluarkan aroma menyengat, terutama pada menu kuah rawon. Banyak warga yang enggan memakan paket itu karena khawatir kesehatan.

Paket B3 yang dibagikan berisi satu potong tahu, irisan kecil daging, sayur manisa, dan satu buah jeruk. Namun, kualitas makanan dinilai sudah menurun drastis saat diterima masyarakat.

Salah seorang penerima manfaat yang meminta identitas dirahasiakan mengatakan, “Baunya sudah tidak enak, tidak berani dimakan. Bukan hanya saya, banyak yang mengeluhkan hal yang sama.”

Situasi semakin diperparah oleh waktu distribusi yang terlambat. Paket baru diterima warga sekitar pukul 15.00–15.30 WIB, jauh dari waktu ideal untuk makanan berkuah siap saji. Tanpa penyimpanan yang memadai, makanan seperti rawon sangat rentan membusuk, apalagi di suhu udara yang tinggi.

Warga menilai kejadian ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan menunjukkan adanya celah serius dalam sistem pengawasan dan distribusi Program MBG. SPPG Tanggumong 004 yang menjadi distributor paket tersebut kini menjadi sorotan publik.

Hingga berita rilis, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Sampang belum respons.

Warga berharap dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses pengolahan, penyimpanan, dan distribusi Program MBG agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Redaksi masih terus berupaya memperoleh keterangan resmi dari pihak-pihak terkait. .

 

Redaksi

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *