klarifikasi news | Sampang – Rencana pembangunan pabrik garam industri di Kabupaten Sampang kembali menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai ketertarikan investor asal China terhadap pengembangan industri garam di wilayah tersebut.
Informasi yang diberitakan Radar Madura pada 13 September 2026 menyebut Bupati Sampang memberikan dukungan terhadap rencana investasi tersebut.
Namun, berdasarkan informasi yang dapat dikonfirmasi, rencana pembangunan itu masih berada dalam tahap proses kajian. PT Garam (Persero) sebelumnya menyampaikan bahwa kerja sama dengan China Chemical Engineering Indonesia masih dalam proses dan kajian kelayakan investasi dilakukan bersama kementerian terkait serta Danantara.
Rencana tersebut berkaitan dengan pembangunan fasilitas pengolahan garam untuk kebutuhan industri. Informasi sebelumnya menyebut kapasitas yang direncanakan mencapai sekitar 200 ribu ton per tahun, sementara PT Garam memiliki lahan pegaraman sekitar 1.700 hektare di Sampang.
Bupati Sampang Slamet Junaidi juga disebut menyatakan dukungan terhadap langkah strategis PT Garam dan berharap keberadaan industri tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, sejumlah detail penting masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut, termasuk lokasi pasti pembangunan, nilai investasi, jadwal konstruksi, kapasitas final, skema kerja sama, serta tahapan perizinan.
Dengan demikian, informasi mengenai pabrik garam industri tersebut untuk saat ini lebih tepat dipahami sebagai rencana investasi yang masih dalam proses, bukan proyek yang telah dipastikan mulai dibangun.
Sumber: Radar Madura






