By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KlarifikasiKlarifikasi
  • KORUPSI
  • DAERAH
  • KRIMINAL
  • HUKUM
  • KPK
Reading: Warung Milik Warga Kedundung Sampang DiBongkar Untuk Kepentingan Koperasi Merah Putih
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KlarifikasiKlarifikasi
Font ResizerAa
  • Investigasi
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Opini
Search
  • KORUPSI
  • DAERAH
  • KRIMINAL
  • HUKUM
  • KPK
Have an existing account? Sign In
Follow US
Klarifikasi > Blog > Jawa Timur > Warung Milik Warga Kedundung Sampang DiBongkar Untuk Kepentingan Koperasi Merah Putih
Jawa TimurSampang

Warung Milik Warga Kedundung Sampang DiBongkar Untuk Kepentingan Koperasi Merah Putih

Badrus
Last updated: 14 Mei 2026 19:54
Badrus - Founder & Pemimpin Umum Klarifikasi.org
3 minggu ago
Share
Foto : gambar warung milik Agus sebelum dan setelah dibongkar
SHARE

Klarifikasi.org | Sampang – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Dusun Laeran, Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, menuai kontroversi keras. Warung kecil milik Agus yang menjadi satu-satunya sumber penghasilan keluarganya telah dibongkar paksa demi proyek tersebut.

Agus kini terpaksa menerima kenyataan pahit. Bangunan warung sederhana yang baru beberapa bulan ia dirikan sudah rata dengan tanah. Padahal, sebelum membangun, Agus mengaku telah meminta izin dan mendapat rekomendasi langsung dari pemerintah desa setempat.

” Kalau dari awal memang tidak boleh, saya tidak akan bangun. Dulu saya sudah minta izin dan mendapat arahan. Sekarang warungnya sudah dibongkar begitu saja,” ujar Agus dengan nada lirih saat ditemui, Kamis (14/5/2026).

Agus menceritakan bahwa warung tersebut bukanlah usaha mewah. Ia hanya berusaha bertahan hidup di tengah kesulitan ekonomi. Uang yang semula disiapkan untuk memperbaiki rumahnya yang rusak berat – bagian dapur bahkan hampir roboh – akhirnya dialihkan untuk membuka warung demi memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

“Saya sebenarnya ingin perbaiki rumah karena sudah tidak layak huni. Tapi demi keluarga bisa makan, saya pakai untuk buka warung. Sekarang semuanya sudah dibongkar, saya bingung harus bagaimana lagi,” katanya sambil menahan kecewa.

Meski merasa terpukul, Agus menyatakan tidak menolak pembangunan koperasi desa. Ia hanya berharap agar proyek yang diklaim untuk kesejahteraan masyarakat tidak mengorbankan warga kecil tanpa solusi yang jelas, kompensasi, atau relokasi yang layak.

Polemik pembongkaran ini menjadi pembicaraan utama di Dusun Laeran. Banyak warga yang mendukung keberadaan Kopdes Merah Putih sebagai upaya memajukan ekonomi desa, tetapi menyesalkan cara pelaksanaannya yang dianggap kurang manusiawi terhadap warga terdampak.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, “Pembangunan boleh jalan, tapi jangan sampai warga kecil yang susah ini jadi korban. Harus ada keadilan dan solusi nyata, bukan hanya dibongkar lalu dibiarkan begitu saja.”

Rahmad, perwakilan Kodim 0628 yang bertugas sebagai pengawal percepatan dan pendamping teknis pembangunan KDMP, memberikan respons melalui pesan WhatsApp.

“Monitor mas, biar diatasi dan diselesaikan dulu sama pihak KDMP Desa dibantu Babinsa,” tutur Rahmad.

Pembongkaran warung Agus memunculkan banyak pertanyaan publik tentang mekanisme penataan lahan dan proses pengambilan keputusan proyek. Warga menuntut kejelasan dasar hukum pembongkaran serta apakah ada bentuk kompensasi bagi yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa Daleman dan pengelola pembangunan Kopdes Merah Putih belum memberikan keterangan resmi terkait pembongkaran warung Agus. Klarifikasi.org masih berupaya menghubungi kedua belah pihak untuk mendapatkan tanggapan resmi.

 

Penulis : Fandy

Editor : Badrus

You Might Also Like

MBG B3 di Sampang Diduga Basi, Warga Desa Kemuning Gaduh
Bantuan Pangan 5.016 Warga Camplong dimulai, PAPEDA Tekankan Pengawasan diperketat
Kesenjangan UMK Jatim 2026 Picu Ancaman PHK Massal, Ini Peringatan Praktisi Hukum Mansur SH.MH
Tak Terima Digeruduk & Disegel, Owner Cafe Lyco Pasang Spanduk Perlawanan Terhadap Pemerintah & Ormas
” Atap Miring ” Diduga Proyek Koperasi Merah Putih Di Sampang Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi
TAGGED:KDMP SampangKoperasi Merah PutihMeresahkan wargaProgram presiden RI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Email Print
ByBadrus
Founder & Pemimpin Umum Klarifikasi.org
Follow:
Badrus Sholeh Ruddin - Founder & Pemimpin Umum Klarifikasi.org. Investigative journalist focused on East Java affairs, corruption, and legal cases. Contact: WA 0817217847
Previous Article Forum Pemuda Bangkalan Ungkap Dugaan Korupsi Bansos Beras Bulog
Next Article Diancam Akan Dibunuh, Jurnalis Di Bangkalan Persiapkan Laporan Pidana Ke Polres Bangkalan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klarifikasi

“Cari fakta, bukan asumsi. Verifikasi sebelum percaya, klarifikasi sebelum menyebarkan.”

🛑 Link Cepat
  • KORUPSI
  • DAERAH
  • KRIMINAL
  • HUKUM
  • KPK
🛑 Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • About us
  • Terms of Service
  • Contact

© 2026 Klarifikasi.org. Seluruh hak cipta dilindungi. Informasi yang disajikan ditujukan untuk edukasi dan literasi publik.